Sempat Menaruh Harapan Tontowi/Apriyani Bersinar, Kini Tinggal Cerita



Performa Tontowi Ahmad serta Winny Oktavina Kandow selama setahun 2019 lalu termasuk kurang menyenangkan. Performa paling baik mereka cuma dapat capai set perempat final dari 15 kompetisi yang mereka turuti.

Keseluruhan 7 kompetisi cuma capai set pertama yaitu Australia Open, Japan Open, Thailand Open, Korea Open, Denmark Open, French Open, serta Hongkong Open.

Selanjutnya 7 kompetisi lain dapat capai set perempat final yaitu Barcelona Spain Master, All England, India Open, Malaysia Open, Indonesia Open, Chines Taipei Open, serta China Open. Satu laga yang lain yaitu German Open capai set ke-2.

Tontowi yang sebelumnya berpasangan dengan Liliyana Natsir seperti kehilangan semangat untuk bermain sesudah ditinggal pensiun oleh si mitra. Liliyana Natsir yang sering dipanggil Butet putuskan pensiun pada Januari 2019 lalu serta Indonesia Master adalah kompetisi terakhir kalinya.

Mulai sejak itu Owi panggilan dekat Tontowi Ahmad mulai terpasangkan dengan Winny sampai akhir tahun 2019. Mereka cuma dapat capai rangking 16 dunia dan diminta berpisah.

Owi kembali lagi kehilangan pasangan serta kembali lagi dari mulai 0. Keinginan mulai nampak saat beredar info Owi akan terpasangkan dengan Apri.

Apriyani Rahayu yang disebut ahli ganda putri nomor satu Indonesia yang sampai sekarang masih berpasangan dengan Greysia Polii. Apriyani jadi salah satunya keinginan Indonesia dalam mendulang emas di Olympiade Tokyo tahun akan datang.

Pernah digadangkan jadi the next Liliyana Natsir, Apriyani cuma sekali terpasangkan dalam kompetisi berprestise yaitu Indonesia Master 2020 pada Januari kemarin.

Cara Melakukan Deposit Main Togel Online

Awalnya dibulan yang sama, mereka didaftarkan pada beberapa kompetisi salah satunya Malaysia Master 2020 serta Thailand Master 2020. Tetapi gagal tampil sebab point mereka belum memenuhi untuk masuk dalam set kwalifikasi atau main draw.

Pada Indonesia Master 2020 sebetulnya sama, namun ada peruntungan yang berpihak pada mereka. Owi/Apri mendapatkan promo sebab 3 pasangan ganda kombinasi awalnya tidak bisa bermain, mereka ialah Danny Bawa serta Chrisnanta/ Tan Wei Han (Singapura), Kim Sa-rang/Kim Ha-na, (Korea), serta Dejan Ferdinansyah/Serena Kani (Indonesia).

Perjalanan ke arah set kwalifikasi juga tidak termasuk gampang. Owi yang memperoleh info dengan cara tiba-tiba untuk bermain saat itu sedang ada di pelatnas Cipayung. Dia harus bergegas ke arah Istana olahraga Senayan secepat-cepatnya dengan situasi jalanan yang macet. Owi harus minta pertolongan saudaranya untuk dikawal supaya selekasnya sampai di Istana olahraga Senayan.

Kiprah Owi/Apri berhenti dibabak 16 besar sesudah ditaklukkan oleh pasangan ganda kombinasi asal Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock.

Deru pemirsa sambil menyebutkan Owi/Apri demikian berasa. Banyak yang mendoakan duet kedua-duanya sukses. Mengingat Apriyani adalah pekerja keras serta mempunyai motivasi yang besar untuk juara.

Sepintas dari permainannya diganda kombinasi masih seperti terlihat bermain diganda putri, sering lari ke belakang. Bila terus diasah, Apri kemungkinan mahir bermain di muka net.

Bulan Februari, Owi/Apri sebetulnya sudah didaftarkan pada kompetisi Barcelona Spain Master 2020 tetapi tidak berhasil tampil sebab Owi diserang tifus. Selanjutnya tidak berlalu lama beredar rumor dengan tersebarnya pesan singkat Owi yang mengatakan dia akan pensiun serta mundur dari pelatnas selesai usainya kontrak dengan sponsor.

Betul saja, pada tanggal 18 Mei 2020 lalu Tontowi Ahmad sah mengakhiri karier bulu tangkisnya. Dia mengumumkannya langsung lewat account instagramnya. Kemudian, banyak kabar berita yang mengatakan salah satunya fakta pensiun si peraih medali emas Olympiade Rio 2016 bagian ganda kombinasi ini ialah sebab kekecewaannya pada PBSI.

Owi mundur dari pelatnas dengan posisi magang. Owi berasa performanya tidak seburuk itu sampai harus dengan status magang yang notabene dikasih ke pemain muda atau pemain baru. Tetapi dari PBSI menjelaskan, posisi itu diberi sebab waktu itu Owi belum mempunyai pasangan masih.

Tetapi di lain sisi, Owi mengatakan fakta dia pensiun ialah ingin dekat sama keluarga serta berasa kesusahan mendapatkan irama permainan terbaik saat ditinggal Butet. Kemungkinan bila Butet tidak pensiun, Owi sampai sekarang masih bermain.

Apa saja itu, walau banyak yang mengharap Owi serta Apri cemerlang tetapi faktanya tinggal narasi.

Kemungkinan ketetapan untuk pensiun telah jadi yang paling baik serta telah diperhitungkan dengan masak oleh Owi. Prestasinya tetap diingat oleh beberapa orang. Terima kasih Owi atas perjuanganmu sejauh ini.

Sukses untuk karier saat pensiun, Tontowi Ahmad...